Tampilkan postingan dengan label Apologetik. Tampilkan semua postingan

Memahami Tata Perayaan Ekaristi Menelusuri dan Memahami serta Mengingat Kembali : A) Doa Doa Pokok  1. Tanda Salib 2. Bapa Kami 3. Salam Mar...

Memahami Tata Perayaan Ekaristi

Menelusuri dan Memahami serta Mengingat Kembali :


A) Doa Doa Pokok 

1. Tanda Salib

2. Bapa Kami

3. Salam Maria

4. Kemuliaan

5. Doa Tobat Allah Maharahim

6. Doa Tobat Saya mengaku

7. Syahadat Nicea Konstantinopel


(Dihapal isi doanya dan Akan Diuji) 



B) Tata Perayan Ekaristi Dalam Gereja Katolik

1. Ritus Pembuka 

Ritus pembuka di awali dengan Lagu Pembukaan 

A) Romo dan Petugas Liturgi serta misdinar memasuki gereja. 

B) Imam membuka Ekaristi dengan memberikan Tanda salib pembuka.   

C) Imam memberikan pengantar dari bagian injil  yang akan dibacakan nanti. 

D) Seruan Tobat,Imam mengajak umat untuk mengakui segala dosa dan kesalahan dengan doa ataupun nyanyian.

E) Madah Kemuliaan Menyanyikan lagu Kemuliaan.

F) Doa Pembuka, Imam memimpin doa pembuka. (Selama Ritus Pembuka, umat Berdiri) 


2. Liturgi Sabda

A) Bacaan I , Bacaan sabda Tuhan dibacakan oleh petugas lektor gereja (Umat Duduk) 

B) Mazmur Tanggapan (Umat Duduk) 

C) Bacaan II (umat duduk). Bacaan sabda Tuhan dibacakan oleh petugas lektor gereja. (Umat Duduk) 

D) Bait Pengantar Injil (umat berdiri).

E) Imam membacakan injil kitab suci dan umat berdiri menyimak dengan seksama 

F) HOMILI (umat duduk). 

G) Syahadat Nicea Konstantinopel (Umat berdiri). 

H) Doa Umat (umat berdiri). Petugas liturgi membacakan doa umat.


3. Liturgi Ekaristi 

A) Permohonan Persembahan (Umat Berdiri) 

B) Persiapan Persembahan (umat duduk). (umat berdiri ketika didupai)

C) Doa Persiapan Persembahan . (Umat Berdiri).

D) Doa Syukur Agung (umat berdiri).

E)  Kudus (umat berdiri). Menyanyikan lagu Kudus

F) Aklamasi Anemnesis,Epiklesis dan Doksologi (umat berdiri). 

G) Bapa Kami (umat berdiri)

H) Doa Damai (umat berdiri)

I) Anak Domba Allah (umat berdiri)

J) Persiapan Komuni (umat berdiri/Berlutut)

K) Komuni (umat maju kedepan menerima hosti).                    

L) Saat Hening (umat duduk) 

M) Doa Sesudah komuni (umat berdiri)


4. Ritus Penutup

Berkat (umat berdiri)

Pengutusan (umat berdiri)

Perarakan keluar (umat berdiri)


    Menurut keyakinan para penghayat kharismatik, bahasa roh terjadi apabila Roh Kudus mengambil alih lidah orang yang menerima "bahasa...

 


  Menurut keyakinan para penghayat kharismatik, bahasa roh terjadi apabila Roh Kudus mengambil alih lidah orang yang menerima "bahasa roh".  Meskipun orang itu tak mengerti apa yang ia katakan.  Namun, itu tidak mendefinisikan bahasa Tuhan seperti yang dilakukannya dalam bentuk lampau.  Dalam bentuk yang paling umum, seseorang berdoa dalam bahasa pribadi melalui Roh Kudus.  Bahkan sampai ada yang mengatakan, meskipun tanpa buku ΑIkitab, bahwa doa dalam bahasa roh ini adalah doa yang begitu rahasia sampai setanpun takut dan tak akan mengerti artinya.  Sebagian org membuat bahasa lidah menjadi hal yang sangat diagungkan, dan hampir berakhir pendewaan.  Dan bentuk sangat extremnya menyatakan bahwa tanpa bahasa lidah orang tak memiliki Roh Kυdus, dan akibatnya orang tak diselamatkan.



  Admin tegaskan ini adalah alasan yang tidak berdasar, sebab Aikitab tak pemah mengatakan demikian.  Bahasa lidah itu hanya salah satu dari karunia?  Roh Kudus, jadi bukan Roh Kudus itu sendiri.  Dan keselamatan bukan terajadi karena menerima satu karunia Roh Kudus, apalagi bahasa Lidah.  Yesus Kristus, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias, Mesias!  


 Dan dalam kisah rasul 2: 1-4, 10: 44-46, 19: 1-6.Tidak berbicara bahasa "roh" Namun lebin ke bahasa "lidah" ​​Yang masih bisa diimplementasikan manusia, atau bahasa manusia dari berbagai sukυ dan bangsa.  Karena para Rasul hanya Berbicara dalam bahasa mereka, mengirimkan saat berkotbah, namun org2 heran mendengar para Rasul bisa berbicara dalam "bahasa mereka masinηg" Dan Menurut "bahasa mereka masing-masing?"  .  


Dan dalam 1 kor 14:22 bahasa lidah ini adalah tanda untuk mereka yang tidak percaya, bukan untuk orang beriman.  



Sekian Dari Admin GS

   Apakah Wanita boleh melakukan sebagai Imam?  Jawaban singkatnya dalam pandangan Gereja perdana, ya tidak.  Lalu apa alasannya?, Peru di...

 


 Apakah Wanita boleh melakukan sebagai Imam?  Jawaban singkatnya dalam pandangan Gereja perdana, ya tidak.  Lalu apa alasannya?, Peru digaris bawahi bahwa admin hanηya menyampaikan pandangan dari Gereja yang berpegang teguh pada Tradisi para Rasul.  



wanita tidak boleh izin menjadi imam dalam Gereja yang antaran lain:

1. Jabatan uskup (Patriark / uskup Agung) 2. Presbiter 

3. Diakoη 


Ketigajabatan diatas hanya boleh dipegang laki?  karena merupakan satu sakramen pentahbisan yang sifatnnya Imamah.


  Lalu mengapa wanita tidak diperbolehkan?  

1. Menistakan keberagaman ciptaan sebagai mempersembahkan Alla.  Keiadi an 2: 18-23 mempertegas kesetaraan perempuan dan laki ', karena arus wanita sebagai "penolong yang sepadan", dan "Tulang dari tulangku dan daging dari dagingku".  Meskipun setara, laki?  Apakah kamu kreasi hak cipta atau identitas identik yang bebas dari perempuan, jika laki?  Tidak ada bedanya dengan perempuan, hal tersebut sama dengan yang menistakan kekayaan ragam yang telah diciptakan dan dianugerahkan Allah kepada kita.  



2. Memfitnah Kristus sebgai pribaci yang rancu secara identitas.  Firman Allah tidak sedang menjadi manusia, Dia benar-benar lahir sebagai "LAKI -LAKI" Yang bermama Yesus Kistus, mati sebagai Jesus Christ, dan bangkit sebagai "LAKI -LAКI" Yang akan datang menghakimi kita.  Bagaimana Anda melakukan semua hal keren ini?  maupun perempuan, namun personifikasi prbadi pria tidak bisa digantikaη dengan sempurna oleh wanita, Karena tidak bisa diperankan secara sempurma, upaya pentah bisan seorang imam wanita tidak menunjukkan rasa homat kepada-Nya.  Padahal semua sakramen, termasuk pentahbisan merupakan karya yang hanya bisa dilaksanakan oleh Roh Kudus.  Karena hal ini merupakan karya Roh Κudus, kita yang sudah mempersiapkan sebaik mungkin saja tidak akan pernah layak untuk menerimanya.  Bagaimanapun, pikiran Imam tidak sama dengan pikiran orang-orang kudus, tetapi Sakramen Roh Kudus yang dapat diberikan kepada mereka yang dicobai (Markus 3:29, Lukas 12:10).  



3. Yesus mengutus hanya para rasul yangjelas laki-laki, dan dalam 1 Tim 2: 8-15 tertulis jelas melarang wanita menjadi imam dan mengajar. 



4.Dan dapat dilihat dalam Alkitab ttg pentahbisan episkop ini hanya yg laki2 saja yg tertahbis, contoh simplenya dalam kisah para Rasul 6: 1-7 berkisah tentang dipilihnya 7 org apa semantu adalajan la  The pararasul juga menjadi keputusan Kristus lukas 10: 16.



Sekian Dari admin GS